teknik-teknik dalam seni rupa
- Jumat, 09 November 2012
Teknik-teknik
dalam Seni Rupa
1. Teknik
Ukir dan Teknik Pahat
Teknik ukir merupakan teknik
berkarya seni rupa dengan cara membentuk
dan mengurangi bahan yang di ukir
menggunakan kayu ukir, yaitu tanah ukir.
Teknik ukir di gunakan pada bahan kayu,
batu, tulang atau tembaga.
Teknik pahat digunakan pada bahan
kayu, batu atau tembaga. Alat yang di
gunakan dalam teknik pahat adalah pahat,
yaitu bilah besi yang tajam pada
ujungnya untuk melubangi atau mengukir
kayu atau batu.
2. Teknik
Lukis
Teknik lukis merupakan teknik
berkarya seni rupa dengan cara melukis,
yaitu membuat gambar menggunakan pensil,
pulpen, kuas, dan sebagainya.
Gambar tersebut ada yang di warnai ada
yang tidak.
3. Teknik
Tenun
Teknik tenun merupakan teknik pembuatan
kain tenun dengan cara
menganyam. Teknik tenun menggunakan alat
tenun yang di sebut lungsi dan
pakan, sedangkan teknik anyam hanya
menggunakan tangan.
4. Teknik
Membentuk
Teknik membentuk artinya membentuk
tanah liat menjadi bentuk yang di
inginkan, baik menggunakan alat meja putar
(subang pelarik) maupun dengan
tangan.
5. Teknik
Cor
Teknik cor merupakan pembuatan karya
seni rupa dengan menggunakan
cetakan atau di cor. Bahan terlebih dahulu
dibuat adonan, kemudian dicor dan
dan di tuang dalam cetakan.
6. Teknik
Anyam
Teknik anyam merupakan teknik
membuat karya seni rupa dengan
menganyam dan mengandalkan keterampilan
tangan. Bahan yang biasanya di
buat anyaman adalah pandan, rotan, dan
daun mending.
7. Teknik
Batik
Teknik batik merupakan teknik
memberi hiasan atau motif pada kain
Dengan lilin panas atau malam.
unsur dan asas seni rupa
- Senin, 05 November 2012
Unsur-unsur seni rupa
Unsur seni rupa adalah
unsur-unsur visual yang dapat dilihat wujudnya yang digunakan untuk membentuk
karya seni. Wujud atau unsur-unsur seni rupa tersebut berupa:
1. Garis
Garis merupakan unsur rupa yang
terbuat dari titik yang terjalin memanjang.
Bermacam-macam
garis seperti gambar berikut.
Macam-macam
bentuk garis:
- garis
mendatar/horizontal
- garis
patah-patah
- garis
lengkung/bergelombang
- garis zig-zag
- garis spiral
2. Bidang
Bidang
merupakan unsure rupa yang terjadi karena pertemuan dari beberapa garis. Bentuk
bidang meliputi
bujur sangkar, lingkaran , trapezium, segitiga, dan lain-lain. Bidang dibedakan
menjadi dua,
yaitu:
- bidang
geometris
- bidang non
geometris
3. Bentuk
Bentuk
terjadi melalui penggabungan unsur bidang. Misalnya, sebuah kotak terwujud dari
empat sisi bidang
yang disatukan.
4. Warna
Warna
merupakan unsur seni rupa yang sangat dominan yang terbuat dari pigmen(zat
warna).
Warna terdiri dari
empat kelompok, yaitu:
a. Warna primer,
terdiri atas merah, kuning, dan biru.
b. Warna
sekunder, terdiri atas oranye, hijau dan ungu.
c. Warna tersier,
terdiri atas coklat muda dan coklat tua.
5. tekstur
Tekstur
merupakan suatu kesan perasaan/nilai raba terhadap suatu permukaan benda secara
visual. Tekstur
terdapat dua jenis yaitu:
a. tekstur nyata
tekstur nyata
adalah tekstur yang nampak kasar bila di raba ternyata memang kasar. Tekstur yang
nampak halus
ternyata memang halus.
b. tekstur semu
tekstur semu
adalah testur yang terlihat kasar bila di raba ternyata halus atau terlihat
halus bila di
raba
ternyata kasar.
6.nada gelap terang
benda yang tertimpa cahaya(secara
langsung atau tidak langsung), ada sisi yang gelap dan ada
sisi yang terang.
Penggambaran bentuk benda yang baik, salah satunya di tentukan oleh kelihaian
menentukan sisi
gelap dan sisi terang secara tepat.
7. ruang
Dalam
seni bangunan,ruang terbentuk atas dua atau beberapa dinding yang berjarak.
Ruang
bisa juga berupa
rongga yang terdapat pada seni patung.ruang di alam nyata dinamakan ruang
nyata.
Ruang yangdi
wujudkan dalam gambar dinamakan ruang khayalan(imajiner). Kesan ruang tersebut
dapat di perioleh
dengan menggunakan perspektif, gelap terang, dan warna.
Asas-asas dalam seni
rupa murni
Asas-asas
seni rupa berlaku terhadap semua cabang seni rupa. Asas-asas tersebut
menyangkut komposisi dan proporsi tersebut.
1. koposisi
Komposisi
adalah tata susunan yang menyangkut keseimbangan, kesatuan, irama, dan
keselarasan dalam
suatu karya seni rupa.
a. keseimbangan (balance) adalah kesan yang dapat memberikan
rasa mapan (tidak berat pada salah
sisi) sehingga
tidak ada ketimpangan dalam penempatan unsur-unsur rupa(garis, bentuk, warna,
dan
lain-lain).
b. kesatuan (unity) adalah hubungan antara unsur-unsur rupa
yang mengarah pada pusat perhatian.
c. irama(rhythm) adalah uraian kesan gerak yang ditimbulkan
oleh unsur-unsur yang di padukan secara
berdampingan dan
keseluruhan. Irama dalam lukisan juga bisa di wujudkan dengan pengaturan dan
bidang.
d. keselarasan (hamony) adalah kesan keseluruhan antara
unsur yang satu dengan unsur yang lain
dalam satu
kesatuan susunan. Misalnya, gambar buah apel yang ukurannya lebih besar dari
pada
buah papaya.
2. proporsi
Proporsi
adalah kesan kesebandingan yang ideal (pantas, sesuai, dan benar) antara unsur
yang
satu dengan unsur
yang lainnya dalam satu kesatuan unsur rupa. Penggambaran bentuk objek yang
tidak proparsi
akan terlihat janggal. Misalnya, gambar tangan manusia yang ukurannya lebih
panjang
dari ukuran
kakinya.
teknik menggambar
-
Teknik dalam
menggambar
a. Teknik
arsir
yaitu memberi kesan gelap terang dengan
menggoreskan pensil secara teratur
b. Teknik
pointilis
yaitu membuat objek gambar denga cara di
titik-titik
c. Teknik
transparan
yaitu mewarnai objek gambar secara tipis
dengan campuran sedikit warna banyak airnya
sehingga masih tembus pandang
d. Teknik
plakat
yaitu mewarnai objek gambar dengan warna
yang tebal dengan campuran sedikit air
banyak catnya sehingga warnanya pekat menutup.
seni murni bergaya tradisional
- Kamis, 25 Oktober 2012
Seni murni tradisional
Karya seni murni tradisional adalah karya seni yang terbentuk di dasarkan atas tradisi budaya secara temurun dari berbagai kurun waktu tidak mengalami perubahan.
Gaya tradisional memiliki dua jenis, yaitu:
1) Jenis karya seni premitif yaitu karya seni yang di ciptakan mempunyai bentuk yang sangat
sederhana dari hal objek, bentuk, komposisi, dan warnanya.
contoh:
2) Jenis karya seni klasik yaitu karya seni yang sudah mengalami perubahan lebih baik dari pada
jenis karya primitif.
contoh:
Di nusantara, zaman klasik terjadi pada masa Hindu-Budha. Pada masa ini, karya seni rupa sudah mengalami perubahan gaya dari sederhana menjadi rumit dan omamental. Gaya klasik ini di
pengaruhi oleh budaya India. Hal ini dapat di lihat dari bentuk bangunan candi dan patung, seperti Borobudur dan Prambanan.
seni murni bergaya modern
Label:
analisis gaya
- Rabu, 24 Oktober 2012
Dalam karya seni bergaya modern terdapat beberapa jenis
antara lain:
1.) gaya representatif
Gaya
representatif adalah karya seni yang
menggambarkan keadaan objek secara nyata seperti
kehidupan
masyarakat dan keadaan alam yang sebenarnya.
Karya seni
representative di antaranya:
a) karya romantisme
karya
romantis menggambarkan cerita-cerita kehidupan manusia atau kehidupan binatang.
Tokoh-tokoh
aliran ini antara lain:
- Turner dari Inggris
- Fransisco dari Spanyol
b) karya
naturalisme
karya naturalis menggambarkan objek-objek alam secara alami, biasanya
mewujudkan
objek pemandangan alam.
Tokoh-tokoh
aliran ini antara lain:
-
Basuki
Abullah
-
Abdullah Surya Subroto
-
Gainborough
c) karya realisme
karya realisme menggambarkan suatu objek dengan kenyataan hidup.
Tokoh-tokoh
aliran ini antara lain:
-
Trubus
-
Tarmizi
-
Wardoyo
Karya
seni deformatif menampilkan objek-objek bentuk alam yang mengalami perubahan.
Gaya deformatif
meliputi:
a) karya surealisme
karya surealis mewujudkan objek melebih-lebihkan hal nyata, seakan-akan
bagaikan impian.
Tokoh
karya seni adalah Salvador Dali
b) karya impresionisme
karya impresionis menggambarkan objek
berdasarkan pada kilasan atau kesan sesaat pada
saat
melukis .
tokoh-tokoh
karya ini antara lain:
-
S.Sudjono
-
Claude Monet
-
Paul Cezanne
c) karya ekpresionisme
karya ekpresonis menggambarkan objek
berdasarkan ungkapan jiwa secara bebas dari ide
pembuatannya.
Tokoh-tokoh aliran ini antara
lain:
-
Affandi
-
Vinchen Van Gogh dari Belanda
d) karya kubisme
karya kubisme menggambarkan bentuk-bentuk persegi, bentuk kubis, bentuk
persegi
empat, dan sebagainya.
Tokoh-tokoh aliran ini antara
lain:
-
Srihadi
-
But Mochtar
Karya
nonpresentatif mewujudkan objek yang sulit untuk di artikan.
Karya
ini meninggalkan kesan bentuk-bentuk alam berupa susunan bentuk, garis, warna
secara
bebas.
Tokoh-tokoh aliran ini antara
lain:
-
Paull Kill
-
Amri Yahya
Langganan:
Postingan (Atom)














